oleh

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Sudah Rp 94 M

Rbtvcamkoha – Sampai akhir Mei, dari Rp 545 miliar anggaran refocusing dan realokasi penanganan covid-19, sudah terserap Rp 94 miliar. Dari jumlah tersebut, paling tinggi serapan anggarannya untuk kesehatan, sebesar Rp 50 miliar.

Sedangkan anggaran untuk jaring pengaman sosial atau JPS, baru sekitar Rp 28 miliar, dan untuk pemulihan ekonomi Rp 15 miliar.

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Provinsi, Iskandar Novianto menyampaikan, dari 10 kabupaten kota dan provinsi, realisasi anggaran untuk kesehatan paling tinggi di Kota Bengkulu sebesar Rp 14 miliar 500 juta.

Sementara yang paling kecil di kabupaten Lebong, baru Rp 569 juta. Iskandar menilai, strategi pencegahan dan pengamanan yang dilakukan Lebong agar daerahnya tetap hijau, membantu efisiensi anggaran kesehatan.

“Sudah pas lah kalau saya lihat Lebong, bagaimana strateginya untuk tetap hijau sehingga anggarannya pun hanya cukup terserap Rp 569 Juta”, ujar Iskandar

Sedangkan serapan anggaran di Provinsi Bengkulu untuk kesehatan sebesar Rp 6 Miliar 951 Juta. Disampaikan Iskandar, selain anggarannya yang sudah cukup banyak terserap, Provinsi Bengkulu sebagai koordinator kabupaten kota juga berupaya berkomunikasi dengan pusat, agar bantuan banyak mengalir ke Bengkulu.

Terlepas dari itu, Iskandar Novianto menilai Pemprov Bengkulu perlu melakukan pemetaan terkait masalah wabah covid-19, karena sampai saat ini dinilai masih kurang. Pemetaan tersebut untuk mengetahui berapa banyak warga yang terkena atau tidak, salah satunya melalui rapid test.

Iskandar pun mendukung langkah Gubernur Bengkulu, yang meminta agar minimal 3 persen dari jumlah penduduk di kabupaten kota dilakukan rapid test. Pelaksanaannya diharapkan dapat dilakukan di titik-titik representatif. Tim BPKP juga bergerak untuk mengawasi.

Septi Fitriani

Komentar

News Feed