oleh

Jual Sawah Orang Tua Tanpa Izin, Dua Anak Kandung Dipolisikan

RBTVCamkoha – Lantaran diduga menjual sebidang sawah milik orang tuanya tanpa izin. Dua orang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial D-E (43) dan R-O (39) warga Desa Jambat Akar Kecamatan Semidang Alas Maras, akhirnya harus berurusan ke pihak Kepolisian.

Ini setelah keduanya dilaporkan oleh ibu kandungnya berinisial D-A warga Desa Nanti Agung Kecamatan Semidang Alas, atas kasus dugaan penggelapan yang telah dilakukan oleh kedua anaknya.

Kapolsek Semidang Alas Maras Iptu. Doni Juliansyah keduanya saat ini telah ditetapkan sebagai status tersangka dan telah diamankan Polsek Semidang Alas Maras.

“Untuk kedua tersangka, sudah kita tetapkan status tersangka dan saat ini sudah kita amankan,” tegas Kapolsek Semidang Alas Maras Iptu. Doni Juliansyah.

Sementara itu, kronologis kejadian tersebut terjadi pada November 2019 lalu. Saat itu kedua anak korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Telah melakukan penjualan lokasi sawah milik ibunya, tanpa izin ibunya. Lokasi lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut dijual oleh kedua tersangka sebesar Rp 35 juta.

Hal ini terungkap oleh korban setelah melihat lokasi sawah miliknya yang diserahkan kepada anaknya untuk di garap, ternyata telah digarap oleh orang lain yang diketahui sebagai pembeli lokasi lahan. Merasa curiga, akhirnya korban menayakan kepada penggarap sawah dan pada saat itulah terbongkar perbuatan kedua pelaku.

Sebelum ditetapkan tersangka, telah diupayakan mediasi pada bulan Desember 2019 yang lalu, akan tetapi tak menemukan hasil, sehingga kasus dilanjutkan ke ranah hukum. Dari hasil penjualan lahan sawah tersebut, uang dibagi dua oleh para tersangka setelah kedua tersangka membuat surat hibah palsu yang seolah-olah telah dihibahkan ibunya yang berstatus janda dan janda dan menggantungkan hidupnya dari sawah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, keduanya dikenakan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman 5 tahun penjara.

(Hari Adiyono)

Komentar

News Feed