oleh

Korban Tewas Tertimpa Kayu Durian Dimakamkan

RbtvCamkoha – Almarhum Sapar (50) warga Desa Sinar Pagi Kecamatan Seluma Utara, yang menjadi korban tertimpa pohon durian saat badai terjadi pada Selasa sore (30/11) pukul 15.00 wib, akhirnya Rabu (1/12) pagi dimakamkan sekitar pukul 09.30 wib, usai disholatkan di Masjid Al Ikhlas Kelurahan Puguk Kecamatan Seluma Utara.

Penggalian liang lahat, sempat dilakukan dua kali lantaran makam yang digali longsor, sehingga jenazah korban usai disholatkan sebelum diangkat warga ke TPU, sempat menunggu 2 jam lamanya.

Selama proses pemakaman, sempat diwarnai isak tangis keluarga korban. Almarhum akhirnya dimakamkan bersebelahan dengan makam cucunya yang dulu meninggal karena kecelakaan.

“Almarhum meninggalkan seorang istri, 5 orang anak dan 2 orang cucu”, terang Arsan Keponakan korban.

Dalam kronologisnya bermula, ketika korban bersama istrinya Yahina (48) ini baru pulang menggiling padi yang lokasinya berjarak sekitar 3 km dari kediamannya di Dusun III Desa Sinar Pagi.

Nahas saat beranjak berjalan pulang sekitar 300 meter dari tempat penggilan padi, tiba-tiba batang pohon durian patah dan menimpa pasangan suami istri ini. Sang istri selamat meski sempat tak sadarkan diri setelah kepalanya terkena dahan pohon durian, sedangan suaminya meninggal di tempat kejadian akibat batang pohon menimpa leher bagian belakang dan mematahkan paha sebelah kanan.

(Hari Adiyono)

Komentar

News Feed