oleh

Polda Amankan Pria Mengaku Staf Kepresidenan

RbtvCamkoha – Dipimpin langsung Dir Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, senin malam (13/9) seorang pria berinisial RR diamankan saat keluar dari salah satu hotel di Kota Bengkulu. Dia mengaku sebagai Staf Kepresidenan Republik Indonesia.

Sempat berbicara empat mata di lobi, RR akhirnya dibawa ke Polda Bengkulu oleh Tim Opsnal Ditreskrimum untuk dimintai keterangan.

Ketika dikonfirmasi RBTV, Kombes Pol Teddy mengatakan RR mengaku sebagai Ketua Tim Nawacita, namun tidak bisa menunjukan bukti penugasan dari Staf Kepresidenan.
“Beliau (RR) kita mintai keterangan dulu, masa penugasan dari Staf Kepresidenan, dirinya sama sekali tidak punya surat tugas, ini kan janggal,” ujar Teddy.

RR Sebut Nama Adik Sepupu Presiden

Tujuh jam dimintai keterangan penyidik Ditreskrimum Polda Bengkulu, RR pria asal Palembang kelahiran Pangkal Pinang ini mengaku tidak punya surat tugas sama sekali sejak bertugas menjadi Ketua Tim Nawacita tahun 2014 lalu. RR mengaku sudah keliling Indonesia, untuk menyaring aspirasi masyarakat yang mayoritas memiliki sengketa lahan.

Dir Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol. Teddy Suhendyawan Syarif menyampaikan, Hal inilah yang menjadi tanda tanya penyidik. Ketika dikonfirmasi langsung, RR selalu berkilah dan mengaku mendapat tugas dari adik sepupu Presiden Jokowi yang akrab disapa Minto. Dirinya memang menjalankan perintah Presiden tanpa dibekali surat tugas dan bila mendapat masalah dalam perjalanan, maka akan di backup penuh oleh RI 1.

Untuk membuktikan dirinya memang sebagai Ketua Tim Nawacita, RR selalu berkilah menonjolkan sejumlah pemberitaan di media online dan beberapa tayangan youtube. Namun saat diminta klarifikasi, RR berdalih bila memang dirinya dianggap salah, maka dia akan sukarela menghapus seluruh isi pemberitaan.

“Kita udah kroscek ke pusat, tidak ada nama Minto yang disebut oleh RR sebagai adik sepupu dari Presiden Jokowi,” tegas Teddy.

Polisi Cek Nopol Alphard Diduga

Ketika diminta klarifikasi langsung oleh Dir Reskrimum dan Kabag Wasidik, AKBP Max Mariners, RR yang diketahui baru menampung aspirasi dari masyarakat di Desa Urai Kabupaten Bengkulu Utara yang memiliki sengketa lahan dengan salah satu perusahaan disana. RR selalu berkelit dan tidak bisa menjelaskan secara detil terkait penggunaan Nopol B 2727 RFS di kendaraan mewah jenis Alphard yang ditumpanginya.

Kepada dua perwira tersebut, RR mengaku menggunakan nopol tersebut karena meminta izin kepada adik Presiden Jokowi, dan Nopol itu diambil dari seseorang bernama Irsad yang tidak bisa dia jelaskan siapa, sementara Alphard yang digunakan selama 2 tahun terakhir adalah milik seseorang bernama Doni di Palembang.

” Hari ini kita akan cek fisik kendaraan yang digunakan itu, dan menggeledah seluruh arsip atau dokumen milik RR untuk memastikan apakah dirinya murni Ketua Tim Nawacita dari Staf Kepresidenan atau bukan,” ujar Kombes Pol Teddy.

Agus Faizar

Komentar

News Feed